Pages

Labels

Translate

Kamis, 17 Mei 2012

Timbang Mbentoyong


Timbang Mbentoyong
timbang mbentoyong mikir butuh
ambok luwih becik sendhonan
sendhon mbalung geni ngono dol … dol
mbalung geni mas … mbok menawa
tahun iki mas … aku bisa
mbalung gheni mas … mbok menawa
tahun ngarep mas … aku mulya
mbalung geni dhik … mbok menawa
aku kowe dhik … ora rekasa
mbalung geni dhik … mbok menawa
globalisasai dhik ra gawe kuciwa
mboke kampret mas … mbok menawa
muga-muga kabeh titah kalis ing sambekala
oh hiya cocok-cocok
wis … wis mengko yen kelantur-lantur dhik

Kalabendu



            Kalabendu
tak sengguh kala bathara wus lebur
kisas karo bathara wisnu duk ing nguni
nanging tibake kok ora
abad nuklir lan globalisasi kok ya kaya-kaya
anake kalabendu
jalaran sajake dhengah uwong during siap mecak
yen wus siaga ngono ya no problem
balik sing during kok ya kaya gantine kalabendu
apa jangkane kalatidha tukul meneh
mandi tenan sabdane R. Ng. Ronggawarsito
kapan-kapan wae kalabendu bisa tukul maneh
anggere titah nora waspada
lan mung nuruti hawa.

Prajurit


Prajurit
Prajurit
Kaluhuranmu kang bisa ngarumake bangsa
Ora wedi panas, udan lan gerimis
Ora mundur sinaosa anak putu padha netangis
Sing ana among ngabekti mring janji
Janji prasetya kanggo bumi pertiwi
Jaranmu kang teji
Ora ana kang nadhingi
Tansah ngandelake strategi lan kadigdayan
Supayane menang ing ngalaga
Lemah kang kabesut dening sikil jaran kang cinakar
Rah kang tumetes ing tangan lan tombakmu
Mungsuh kang muksa merga gendewamu
Lan usus kang dhadhal merga kerismu
Bakal dadi seksi ing palagan
Gusti..
 Paringana papan kang becik
Kanggo para prajurit kang nentremake bangsaku iki

Jumat, 04 Mei 2012

Makam Sunan Bonang Tuban




Salah satu ikon wisata Religi di Tuban adalah makam Sunan Bonang. Seorang diantara 9 wali songo yang sangat terkenal di Tanah Jawa.
Menurut beberapa sumber, Makam sunan bonang terdapat di beberapa tempat. Ada yang mengatakan di dusun Bonang Lasem kab. Rembang-Jateng, di pulau Bawean kab. Gresik-Jatim, di desa Singkal kab. Kediri-Jatim dan di Kelurahan Kutorejo kab. Tuban-Jatim.
Tetapi diantara ke empat lokasi tersebut, Makam sunan Bonang yang terdapat di kelurahan Kutorejo Tuban adalah yang paling banyak di kunjungi peziarah, baik yang berasal dari dalam negeri atau turis asing.
Hampir tiap hari, terutama pada hari-hari libur, makam ini selalu dipadati oleh ratusan bahkan ribuan peziarah. Oleh karenanya, Pemkab Tuban merasa perlu untuk membuatkan satu terminal khusus bagi para peziarah, yang terletak kurang lebih 500 meter dari lokasi makam. Hal ini dimaksudkan agar pengaturan lalu lintas peziarah dapat lebih terfokus sehingga tidak menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan yang lain.
Sunan Bonang atau yang bernama asli Raden Makhdum Ibrahim, dikenal sebagai salah satu penyebar agama islam di Jawa. Merupakan keturunan dari Raden Rahmat dan Nyi Ageng Manilo. Nyi Ageng Manilo sendiri adalah Putri seorang Tumenggung Majapahit yang bernama Arya Teja yang pada waktu itu berkuasa di Tuban.

Tempat Pendidikan Di Kabupaten Tuban


Kualitas Pendidikan di Tuban tergolong baik. Terbukti dengan adanya sekolah yang bertaraf internasional, antara lain, SMP Negeri 1 TubanSMA Negeri 1 Tuban, dan SMK Negeri 1 TubanSMP Negeri 3 Tuban serta puluhan SMP dan SMA lain bertaraf Nasional. Menurut rencana, ada 1 SD yang akan bertaraf internasional, yakni SD Negeri 1 Kebonsari dan 2 SMP, yakni , SMP Negeri 5 Tuban, dan SMP Negeri 1 Rengel. Berbagai event lomba di juarai oleh pelajar Tuban. Banyak diantaranya adalah sekolah yang berkecimpung dalam dunia Karya Ilmiah Remaja, diantaranya adalahMTsN TubanMTs Tarbiyatul Ulum-PekuwonSMP Negeri 1 TubanSMP Negeri 3 TubanSMP Negeri 4 TubanSMP Negeri 6 TubanSMP Negeri 7 TubanSMP Negeri 1 RengelSMP Negeri 1 JenuSMP Negeri 1 JatirogoSMP Negeri 1 Singgahan,SMA Negeri 3 Tuban,SMA Negeri 1 TubanSMA Negeri 2 TubanSMA Negeri 3 TubanSMA Negeri 4 TubanSMA Negeri 5 Tuban,SMA Tarbiyatul UlumMAN TUBANMAS MANBAIL FUTUH JENUSMP Negeri 2 Rengel, dll. Di Tahun 2010, SMP Negeri 2 Rengel yang dipimpin Kepala Sekolah Bapak Witono, S.Pd., M.Pd notabenenya salah satu sekolah pelosok, ternyata mampu meraih juara I dalam lomba KBK (Kelompok Budaya Kerja) tingkat kabupaten Tuban yang sekaligus mewakili Kabupaten Tuban dalam event yang sama di tingkat propinsi tahun 2011 di Sumenep Madura. Disamping itu, SMP Negeri 2 Rengel juga mendapat anugerah sebagai juara II dalam lomba Tuban Kinarya Nugraha dalam rangka Hari Jadi Kota Tuban Tahun 2010, juga SMP Negeri 2 Rengel di tahun yang sama mendapat juara II dalam lomba Manajemen BOS tingkat Kabupaten. Ini menunjukkan bahwa pendidikan di Tuban, khususnya di tingkat SMP sudah baik kualitasnya dan menyebar ke seluruh pelosok, tidak cuma sekolah yang berada di ibukota kabupaten saja. ada juga SMK terbaik di kota Tuban, yaitu SMK Taruna Jaya Prawira Tuban.

Obyek Wisata di Kabupaten Tuban

Di kota Tuban kita bisa mengunjungi beberapa obyek wisata, di antaranya Gua AkbarMasjid AgungMakam Sunan Bonang,Klenteng Kwan Sing Bio (menghadap laut dan ke Utara)Ngerong Rengel,Pemandian dan Kolam Renang Bektiharjo (terkenal dengan banyaknya monyet disekitar situ)Air Panas PrataanAir Terjun Nglirip,Goa Suci,Makam Syeh Maulana Ibrahim AsmaraqandiPantai BoomTerminal Wisata Laut Tuban (Terminal Bis yang didalamnya terdapat wisata bahari). Cenderamata khas yang bisa dibeli adalah kain tenun (batikgedog) dengan motif yang sangat khas. Motif khas ini juga bisa kita temui dalam bentuk kaos, baju wanita, dan selendang yang bisa didapatkan di daerah Kecamatan Kerek. Disamping itu ada juga cinderamata berupa miniatur tempat berjualan Legen (minuman khas tuban) yang disebut "ONGKEK". Bentuknya seperti tempat berjualan Soto tetapi terbuat dari bambu. Miniatur ini banyak dijual di toko yang menjual oleh-oleh khas Tuban di pinggir jalan pantura. Selain itu,

Asal usul Nama Kabupaten Tuban

Kota Tuban memiliki asal usul dalam beberapa versi yaitu yang pertama disebut sebagai TU BAN yang berarti waTU tiBAN (batu yang jatuh dari langit) yaitu batu pusaka yang dibawa oleh sepasangburung dari Majapahit menuju Demak, dan ketika batu tersebut sampai di atas Kota Tuban, batu tersebut jatuh dan dinamakan Tuban. Adapun versi yang kedua yaitu berarti meTU BANyu berarti keluar air, yaitu peristiwa ketika Raden Dandang Wacana (Kyai Gede Papringan) atau Bupati Pertama Tuban yang membuka Hutan Papringan dan anehnya, ketika pembukaan hutan tersebut keluar air yang sangat deras. Hal ini juga berkaitan dengan adanya sumur tua yang dangkal tapi airnya melimpah, dan anehnya sumur tersebut dekat sekali dengan pantai tapi airnya sangat tawar. Ada juga versi ketiga yaitu TUBAN berasal dari kata 'Tubo' atau Racun yang artinya sama dengan nama kecamatan di Tuban yaitu Jenu.